Dipimpin Prabowo dan Bahlil, Pemerintah Serius Kembangkan Pembangkit Nuklir

Selasa, 17 Desember 2024

4340

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Energi Nuklir (global energi).

Teknologi - Pemerintah mempercepat persiapan pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) sebagai langkah strategis untuk mengembangkan energi nuklir di Indonesia.

Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi dasar pembentukan NEPIO ditargetkan rampung pada awal 2025.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, memastikan proses penyusunan Keppres telah berada di tahap akhir.

“Awal tahun 2025, Keppres selesai dan NEPIO terbentuk,” ujar Eniya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/12).

Diketuai Presiden Prabowo
Eniya menjelaskan, NEPIO akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua, dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian.

Struktur organisasi akan melibatkan berbagai direktorat jenderal di bawah Kementerian ESDM.

Saat ini, draft Keppres sedang dalam proses finalisasi internal. Tahapan berikutnya adalah pengajuan ke Sekretaris Kabinet (Seskab) dan Sekretariat Negara (Setneg) untuk dibahas lintas kementerian.

“Draft-nya sudah final di tim teknis. Minggu ini akan dibahas bersama Wakil Menteri, lalu naik ke Menteri untuk diteruskan ke Presiden,” ungkap Eniya.

Setelah NEPIO resmi terbentuk, akan dibentuk tiga kelompok kerja utama:

Perencanaan – Menentukan lokasi dan konsep pengembangan.
Pelaksanaan – Menjalankan proyek sesuai perencanaan.
Pengawasan – Memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar.

Lebih jauh, pembentukan Majelis Pembangkit Tenaga Nuklir (MPTN) juga akan dilakukan setelah Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBET) disahkan.

Dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang disahkan September 2024, nuklir dijadwalkan mulai masuk jaringan PLN pada 2032 dengan kapasitas awal 250 MW.

Pengembangan nuklir juga didukung oleh Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang sedang dirumuskan Kementerian ESDM.

Pembentukan NEPIO menjadi tonggak penting Indonesia dalam memanfaatkan energi nuklir secara strategis, menegaskan komitmen pemerintah terhadap energi bersih, berkelanjutan, dan mandiri.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait