Fitur AI Lebih Moncer, 1 dari 6 Pengguna iPhone Siap Pindah ke Samsung

Rabu, 18 Desember 2024

3945

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: iPhone & Samsung (Columna Digital).

Teknologi - Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi concern utama di ponsel flagship seperti iPhone dan Samsung Galaxy S series.

Namun, apakah kehadiran AI benar-benar menjadi faktor krusial dalam keputusan membeli ponsel baru?

Menurut survei terbaru SellCell, platform jual beli ponsel bekas, tingkat adopsi fitur AI antara pengguna iPhone dan Samsung cukup kompetitif.

Survei ini melibatkan 1.000 pengguna iPhone dengan Apple Intelligence dan 1.000 pengguna Samsung dengan Galaxy AI.

Hasilnya, 41,6% pengguna iPhone dan 46,9% pengguna Samsung telah memanfaatkan teknologi AI di perangkat mereka.

Galaxy AI yang lebih dulu hadir pada Januari 2024 bersama peluncuran Galaxy S24 series mungkin menjadi alasan dominasi awal Samsung.

Sementara itu, Apple Intelligence baru diperkenalkan melalui iOS 18.1 pada Oktober 2024.

Meski demikian, tingkat kepuasan terhadap fitur AI masih rendah. Sebanyak 73% pengguna Apple Intelligence dan 87% pengguna Galaxy AI mengaku fitur tersebut belum memberikan nilai tambah yang signifikan dalam pengalaman menggunakan ponsel.

Beberapa fitur AI yang sering digunakan:

Apple Intelligence: Writing Tools (72%), Ringkasan Notifikasi (54%), Priority Messages (44,5%)
Galaxy AI: Circle to Search (82,1%), Photo Assist (55,5%), Chat Assist (28,8%)
Dari sisi loyalitas merek, survei mencatat tren penurunan.

Pada 2024, loyalitas pengguna iPhone berada di angka 78,9% (turun dari 92% pada 2021), sementara Samsung menurun dari 74% menjadi 67,2%.

Namun tak disangka, 16,8% pengguna iPhone mengaku mempertimbangkan untuk pindah ke Samsung jika fitur AI kompetitor lebih baik, dibandingkan hanya 9,7% pengguna Samsung yang siap beralih ke iPhone.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait