Lebih dari 600 Juta Serangan Siber Per Hari Dapat Menyerang Siapapun
Senin, 21 Oktober 2024
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Semakin canggihnya teknologi dapat mengancam siapapun yang memiliki data kerahasiaan. Bahkan lebih dari 600 juta serangan siber terjadi tiap harinya dan mengincar individu, perusahaan, ataupun pemerintahan.
Hal tersebut berdasarkan hasil temuan Microsoft dalam laporan Digital Defense Report 2024.
Di mana, dari sebuah laporan yang setebal 110 halaman disebutkan kalau para pelaku serangan siber kini semakin canggih, baik itu yang berasal dari negara maupun yang murni kriminal.
Lebih lanjut, para siber menggunakan teknologi kekinian seperti AI generatif untuk meningkatkan efektifitas serangannya. Hal ini membuat serangan siber semakin kompleks dan semakin sulit untuk ditanggulangi.
Tak hanya itu, ada temuan lain yang lebih mengkhawatirkan, yaitu meningkatnya kolaborasi antara sindikat dedemit maya dengan sindikat hacker yang dibekingi pemerintahan negara tertentu.
Kolaborasi ini menggabungkan bermacam teknik dan software yang dipakai untuk melakukan serangan, dan mengaburkan batasan antara serangan siber kriminal yang bertujuan mencari keuntungan finansial ataupun serangan siber dari pemerintahan negara tertentu, yang salah satunya bertujuan untuk mencuri informasi rahasia.
Di sisi lain, dilansir dari Techspot, aktor serangan siber dari negara tertentu pun memperluas cakupan serangan sibernya.
"Mereka mulai merambah target-target militer untuk dicuri informasi rahasianya," ungkap dari pihak Techspot, Senin (21/10/2024).
Sejauh ini, Rusia yang disebut menggunakan jasa oursourcing untuk melakukan serangan sibernya. Mereka menggunakan jasa sindikat hacker untuk melakukan aksinya, terutama yang mengincar Ukraina.
Salah satu contohnya adalah aksi sindikat hacker yang meretas setidaknya 50 perangkat militer Ukraina menggunakan malware komoditas.
Sementara hacker dari Iran disebut punya pendekatan berbeda, yaitu menggabungkan serangan ransomware dengan operasi untuk mempengaruhi.
Mereka mencuri data dari situs kencan Israel, dan menawarkan untuk menghapus profil-profil tertentu dengan sejumlah biaya yang harus dibayarkan.
Selain kedua negara di atas, Korea Utara juga muncul dalam laporan Microsoft itu, dan disebut sudah merambah arena ransomware.
Hacker dari Korut disebut membuat ransomware khusus benama FakePenny yang mengincar perusahaan pesawat angkasa dan kontraktor militer.
Microsoft menekankan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi ancaman ini. Mereka ingin meningkatkan kerja sama antara publik dan perusahaan swasta untuk meningkatkan keamanan siber di berbagai tingkatan masyarakat.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi – Kasus perjudian online kembali mencuat, kali ini menyeret sejumlah pegawai Kementerian Komunikasi d...
TechSenin, 25 November 2024
Teknologi -- Baru-baru ini dunia digemparkan oleh sebuah penemuan yang sangat mencengangkan. Bahkan disinyalir pa...
TechSenin, 06 November 2023
Teknologi - Biasanya layar Handphone (HP) yang kita pakai terbuat dari bahan dasar kaca dan plastik dan hal itu t...
TechSenin, 08 Januari 2024
Teknologi - Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi concern utama di ponsel flagship seperti iPhone dan Samsung Galax...
TechRabu, 18 Desember 2024
Teknologi - Hadirnya teknologi Artificial Intellegent (AI) semakin mempermudah manusia untuk menciptakan dan memb...
TechRabu, 25 September 2024
Teknologi – Apple Inc., salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, mengajukan proposal investasi baru s...
TechJumat, 22 November 2024
Tech - Konsorsium investor yang dipimpin oleh Elon Musk mengajukan penawaran senilai USD 97,4 miliar atau sekitar...
TechSelasa, 11 Februari 2025
Teknologi - Sebuah suku di pedalaman Amazon, Suku Marubo akhirnya dapat menikmati akses internet berkat Starlink....
TechRabu, 05 Juni 2024
Teknologi - Badan Antariksa China tengah mengembangkan teleskop luar angkasa canggih yang digadang-gadang mampu m...
TechSenin, 24 Februari 2025
Teknologi - Baru-baru ini, Instagram mengejutkan penggunanya dengan rencana penghapusan fitur Arsip Story, sebuah...
TechSelasa, 01 Oktober 2024