Pakar Khawatirkan Rencana Boeing Kembangkan Jet Tempur yang Dikendalikan AI

Rabu, 25 September 2024

3480

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: MQ-28 Ghost Bat (BINUS ASO School Engginering).

Teknologi - Hadirnya teknologi Artificial Intellegent (AI) semakin mempermudah manusia untuk menciptakan dan membuat gebrakan baru dalam aspek apapun.

Salah satunya perencanaan pengembangan Jet tempur yang dapat dikendalikan secara langsung oleh AI.

Saat ini, Boeing sedang mengembangkan jet tempur tanpa awak yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan. Rencana ini justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pakar militer.

Dalam laporan Dailymail, mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS Steven Feldstein mengatakan rencana Boeing dikhawatirkan mengancam keselamatan publik dan keamanan nasional.

Beberapa skandal sebelumnya yang melibatkan Boeing menambah ketakutan bahwa teknologi ini mungkin tidak sepenuhnya aman atau etis.

"Seringkali, produk-produknya tampak memiliki biaya yang berlebihan dan tampaknya hanya sedikit efektif dalam mencapai tujuan," katanya.

Sementara itu, Mary Wareham, direktur advokasi untuk divisi senjata nirlaba Human Rights Watch juga mempertanyakan seluruh premis kontrak yang diperjuangkan Boeing sejak awal, menghasilkan apa yang disebut Pentagon sebagai 'senjata otonom yang mematikan.'

"Anda melangkahi garis moral dengan mengalihdayakan pembunuhan ke mesin. Memungkinkan sensor komputer daripada manusia untuk mengambil nyawa manusia," katanya kepada New York Times.

Jet tempur yang diberi nama MQ-28 Ghost Bat dirancang untuk beroperasi dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).

Diketahui, nantinya Jet ini memiliki beberapa keunggulan teknologi yang signifikan, termasuk kemampuan manuver yang mirip dengan pesawat tempur berawak, dengan panjang sekitar 11,7 meter dan jangkauan lebih dari 3.219 kilometer.

AI memungkinkan jet ini untuk terbang secara mandiri dan menjaga jarak aman dari pesawat lain.

Selain itu, sistem paket misi modular yang dapat diganti dengan cepat memungkinkan berbagai misi, termasuk pengintaian, peringatan dini taktis, dan peperangan elektronik.

Kapasitas penyimpanan sekitar 1,5008 meter kubik di dalam hidungnya untuk muatan yang dapat dipertukarkan.

Dengan begitu suatu hari nanti, MQ-28 Ghost Bat dapat membawa berbagai bom dan amunisi termasuk beberapa senjata nuklir taktis.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait