Sepanjang 2024 Hacker Asal Korut Berhasil Curi Kripto Rp 20,9 Triliun
Senin, 23 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Sepanjang 2024, total mata uang kripto senilai USD 2,2 miliar (setara Rp35,5 triliun) berhasil dicuri oleh para peretas.
Data dari laporan Chainalysis mengungkapkan lebih dari separuhnya, yaitu USD 1,3 miliar (Rp20,9 triliun), diduga kuat dicuri oleh hacker asal Korea Utara.
Jumlah ini lebih tinggi bahkan dua kali lipat dibandingkan pencurian yang mereka lakukan pada 2023.
Dalam laporan tersebut, salah satu modus yang digunakan adalah memanfaatkan pegawai IT yang bekerja secara jarak jauh.
Modus ini memungkinkan peretas menyusup ke sistem keamanan kripto.
Namun, faktor lain seperti lonjakan harga Bitcoin yang hampir dua kali lipat juga berperan besar dalam meningkatnya nilai pencurian.
Lebih lanjut, lonjakan harga Bitcoin sendiri terjadi setelah Donald Trump kembali memenangkan kursi Presiden Amerika Serikat.
Kenaikan ini mengangkat nilai aset digital, sekaligus menjadi sasaran empuk bagi para peretas.
“Peningkatan pencurian kripto pada 2024 menunjukkan bahwa industri perlu lebih waspada menghadapi ancaman yang semakin kompleks,” tulis Chainalysis dalam laporannya.
Hacker Korea Utara diduga memanfaatkan celah keamanan pada kunci privat—data penting yang mengontrol akses ke aset digital pengguna.
Beberapa platform seperti pertukaran kripto asal Jepang dan India menjadi target besar.
Salah satu insiden terbesar melibatkan pencurian USD 300 juta dari exchanger Jepang dan USD 235 juta dari platform WazirX asal India.
Rezim Korea Utara dituding menggunakan hasil curian untuk mengatasi sanksi internasional dan mendanai program senjata mereka.
Bahkan pemerintah AS sempat menjatuhkan sanksi pada 14 warga Korea Utara yang diduga terlibat dalam aksi pemerasan dan penyelundupan uang.
Industri kripto yang di sisi lain sedang naik, juga menjadi terwaspadaan tersendiri dalam memperkuat sistem keamanan guna melindungi aset pengguna di tengah meningkatnya ancaman global.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Meski ribuan situs judi online telah diretas, bak mati satu tumbuh seribu, nyatanya hal tersebut teru...
TechRabu, 11 Oktober 2023
Teknologi - AI (Artificial Intellegent) adalah sebuah kata awam yang jarang didengar oleh masyarakat umum di Indo...
TechJumat, 23 Juni 2023
Teknologi - Apple harus rela turun tahta di pasar smartphone di China. Pada kuartal keempat 2024, raksasa teknolo...
TechSelasa, 28 Januari 2025
Teknologi - Baru-baru ini, Instagram mengejutkan penggunanya dengan rencana penghapusan fitur Arsip Story, sebuah...
TechSelasa, 01 Oktober 2024
Teknologi - Sejumlah perusahaan media besar di Kanada, termasuk CBC/Radio-Canada, Postmedia, Metroland, Toronto S...
TechSenin, 02 Desember 2024
Tech - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menginvestigasi dugaan peretasan yang berpotensi men...
TechSelasa, 04 Februari 2025
Bagaimana sih wujud bandara ramah lingkungan di dunia? Pertama di dunia, India memiliki bandar udara yang seluruh...
TechKamis, 13 November 2025
Tech – Ketika sebagian besar dunia masih berkutat di jaringan 4G dan 5G, China justru melompat jauh ke depan de...
TechKamis, 24 April 2025
Tech - Virginia Mason Medical Center sepakat menyelesaikan gugatan class action terkait dugaan pembagian data pas...
TechRabu, 05 Maret 2025
Teknologi - Judi online di Indonesia makin merajala, berbagai upaya untuk memberantasnya pun telah dilakukan ole...
TechSabtu, 10 Agustus 2024