Mengenal Suriname, Negara yang Jadikan Bahasa Jawa Sebagai Salah Satu Bahasa Sehari-hari
Kamis, 05 Oktober 2023
Pengunggah: Fildzah Izzati Ishmah
Travel - Sobat Youtz, ternyata ada satu negara di Amerika bagian Selatan yang merupakan negara Bekas jajahan Belanda sama seperti Indonesia. Negara yang memiliki jumlah penduduk 534.000 jiwa ini mendapat kemerdekaannya pada 1975.
Sebelum negara ini menjadi Suriname yang saat ini, negara ini dikenal dengan nama Dutch Guiana. Setelah menjadi negara merdeka, sepertiga dari populasi Suriname dilaporkan bermigrasi ke Belanda.
Salah satu hal unik yang ada di negara ini adalah banyaknya penduduk beretnis Jawa meskipun tergolong negara kecil di kawasan Amerika Selatan, penduduk Suriname sangat beragam.
Bahkan banyak penduduk yang berasal dari etnis Jawa dan hingga kini mereka masih menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi. Selain itu, terdapat wilayah di Suriname yang bernama Sidoredjo, yang diadaptasi dari daerah Sidoarjo Jawa Timur.
Dikabarkan juga, bahwa di Suriname terdapat banyak tempat makan atau warung-warung yang menjual makanan dengan menu masakan Indonesia, seperti soto, sate, pecel, dll. Dari data terakhir, bahwa Suku Jawa pertama kali tiba di Suriname pada akhir abad ke-19.
Mereka bisa sampai ke Suriname karena Pemerintah Kerajaan Belanda yang membawa mereka untuk bekerja di perkebunan Suriname. Kedudukan Suriname dan Indonesia pada waktu itu adalah sama-sama Negara Jajahan di bawah Pemerintah Kerajaan Belanda.
Saat ini, Suriname menggunakan Bahasa Belanda sebagai bahasa resmi negaranya. Hal yang membuat unik lainnya adalah karena Suriname sebagai satu-satunya negara di luar Benua Eropa yang menggunakan Bahasa Belanda sebagai Bahasa resmi negara.
Walaupun begitu, sebagian besar populasi masyarakat di Suriname justru mempelajari Bahasa Belanda sebagai bahasa kedua mereka. Bahasa lain yang dituturkan sebagai bahasa sehari-sehari beberapa diantaranya adalah Sranan Tongo (bahasa Inggris dengan campuran Belanda), Inggris, Jawa, dan Sarnami.
Diketahui, negara ini merupakan negara tropis yang luasnya sedikit lebih kecil dari Pulau Sulawesi memiliki banyak sekali sumber daya alam. Perekonomian Suriname bergantung pada sumber daya mineral, terutama minyak, emas, dan bauksit. Selain dari sumber daya alam, sumber pendapatan utama negara adalah dari pertanian.
Lebih dari separuh lahan pertanian di Suriname ditanami padi, yang merupakan makanan pokok warga. Sebagian beras asal Suriname diekspor ke negara tetangga. Selain beras, barang ekspor penting lain yang diproduksi di Suriname adalah pisang, kelapa, dan minyak sawit.
Nah, gimana Sobat Youtz, angkat tangannya yang asalnya dari Jawa!
(Fli/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Travel - Sejauh ini pelayanan di bandara di Indonesia belum dirasa nyaman bagi semua kalangan, termasuk bagi peny...
TravelRabu, 08 Januari 2025
Travel - Sobat Youtz pasti udah tau kan, bahwa Papua Nugini merupakan salah satu negara persemakmuran inggris (c...
TravelSenin, 02 Oktober 2023
Travel - Situs jual-beli pulau internasional, Private Island Online kembali jadi sorotan publik setelah terpanta...
TravelRabu, 18 Juni 2025
Travel - Bagi Sobat Youtz yang ingin merasakan sensasi dikelilingi hewan bawah laut tanpa harus menyelam, Sea Wor...
TravelSabtu, 18 Mei 2024
Travel - Masyarakat dikejutkan dengan harga tiket pesawat yang melonjak naik. Bahkan warganet sampai curhat di me...
TravelKamis, 21 Maret 2024
Travel — Masyarakat di Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta menggelar Festival Memedi Sawah Minggu (29/6). Ratus...
TravelSabtu, 28 Juni 2025
Travel - Ada banyak cara melihat dunia, namun berbeda dengan seniman Rich McCor yang memiliki caranya sendiri den...
TravelSelasa, 19 Agustus 2025
Perjalanan kini tidak lagi sekadar menjadi cara berpindah dari satu kota ke kota lain. Bagi sebagian masyarakat, ...
TravelSabtu, 20 Juni 2026
Travel - Sobat Youtz tau nggak, Aurora merupakan fenomena alam yang menghasilkan cahaya indah nan menakj...
TravelKamis, 07 Desember 2023
Travel - Sobat youtz udah tau belum kalau Ancol Taman Impian lagi ngadain tiket masuk gratis, lho! Khusus selama...
TravelSabtu, 16 Maret 2024