Jalan Ceger Raya Terendam, Banjir Memutus Akses Utama Bintaro – Pondok Aren
Sabtu, 24 Januari 2026
Pengunggah: Redaksi
Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Kamis (22/1/2025) kembali menyisakan persoalan klasik. Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, yang menjadi salah satu akses utama penghubung Bintaro–Pondok Aren, terendam banjir hingga membuat arus lalu lintas lumpuh total.
Genangan air mulai terlihat sejak sekitar pukul 18.00 WIB dan dengan cepat menutup hampir seluruh badan jalan. Kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas. Dari arah Bintaro menuju Pondok Aren, begitu pula sebaliknya, pengendara terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif.
Meski kondisi jalan tak memungkinkan, beberapa pengendara nekat menerobos genangan. Upaya itu berujung mogok. Di tengah situasi tersebut, pemandangan kontras justru terlihat: anak-anak bermain dan berenang di area banjir. Sebagian dari mereka bahkan membantu mendorong sepeda motor dan mobil yang terjebak di tengah genangan air.
Salah satu warga sekitar, Fitri (32) mengatakan banjir di Jalan Ceger Raya bukan kejadian baru. Menurutnya, genangan hampir selalu muncul setiap kali hujan deras turun dengan durasi lama.
“Kalau hujan deras dan lama, pasti banjir. Airnya enggak cepat surut,” ujarnya yang dikutip dari kompas.com.
Ia menilai buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama banjir tak kunjung teratasi. Kondisi tersebut, kata Fitri, sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan.
“Tadi ada beberapa yang putar balik karena enggak bisa lewat,” katanya.
Hingga pukul 19.40 WIB, genangan air masih menutup sebagian besar jalan. Polisi bersama warga setempat berjaga di lokasi untuk mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas demi menghindari risiko mogok maupun kecelakaan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan mencatat sedikitnya tujuh titik banjir tersebar di wilayah tersebut pasca hujan deras. Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian, menyebut tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.
“Sebagian lokasi sudah dilaporkan surut, sementara petugas masih melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Dian saat dihubungi Kamis malam.
BPBD masih menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir untuk melakukan asesmen dan mengantisipasi kemungkinan genangan susulan. Banjir di Jalan Ceger Raya kembali menegaskan persoalan tata kelola drainase yang belum tuntas—sebuah pekerjaan rumah yang terus berulang setiap musim hujan tiba.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai seorang migran di malaysia tewas ditembak di Perairan Ta...
NewsMinggu, 26 Januari 2025
News - Sobat youtz sudah tahu belum bahwa salah satu dari calon presiden kita kali ini ada yang merupakan seorang...
NewsSelasa, 06 Februari 2024
News – Seorang warga Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maman (35), melapo...
NewsSabtu, 08 Maret 2025
News - Pelantikan pejabat eselon di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Senin (13/1/2025...
NewsSelasa, 14 Januari 2025
Langkah besar dilakukan pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dengan berhasil men...
NewsSelasa, 19 Mei 2026
News - Ada hal yang mencengangkan usai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan ada se...
NewsRabu, 26 Juni 2024
News - Setelah perjalanan yang panjang dari Jakarta menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia Emas Men...
NewsRabu, 14 Agustus 2024
News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik di setiap desa di Indonesia ...
NewsKamis, 26 Juni 2025
News – Polda Banten bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 577 kasus narkoba sepanjang tahun 2025.Dari peng...
NewsRabu, 17 September 2025
Rentetan bencana ekologis yang terus berulang di Pulau Sumatera dinilai bukan lagi sekadar fenomena alam. Bagi Ko...
NewsSenin, 06 Juli 2026