Kominfo Luncurkan Sistem Nasional Peringatan Dini Kebencanaan

Jumat, 04 Oktober 2024

2905

Pengunggah: Wilna Liana Az Zahra

gambar-utama
Foto: Menkominfo (Disway).

News - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memastikan peluncuran Sistem Nasional Peringatan Dini Kebencanaan (SNPDK), sebagai upaya mitigasi ancaman bencana alam seperti banjir dan tsunami. 

Sistem yang terdiri dari Early Warning System (EWS) dan Disaster Prevention Information System (DPIS) ini dirancang untuk mengirimkan peringatan dini secara real-time melalui siaran TV digital dan SMS blast, menjangkau masyarakat yang berada di zona rawan bencana.

Menurut Kominfo, langkah ini penting untuk memberikan cukup waktu bagi warga untuk menyelamatkan diri dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Saya berharap sistem EWS TV digital, DPIS, serta SMS blast ini dapat mempermudah koordinasi dalam melakukan pertolongan yang responsif, serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan,” ungkap Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, Selasa (01/10/2024).

Dalam Peluncuran Sistem Nasional Peringatan Dini Kebencanaan di Kantor Kementerian Kominfo itu, Budi juga menyebutkan keunggulan utama dari sistem ini adalah pengiriman informasi yang cepat dan dapat diakses tanpa biaya tambahan oleh masyarakat. 

“Sistem EWS TV Digital memiliki dua fitur utama yakni pengiriman SMS Blast kepada masyarakat di wilayah yang terdampak secara realtime tanpa dikenakan biaya serta integrasi dengan sistem dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah serta penyedia informasi bagi masyarakat terdampak,” jelas Menkominfo dalam siaran resminya.

Tidak hanya memberikan peringatan banjir dan tsunami, tetapi SNPDK juga mencakup potensi bencana alam lain seperti gempa bumi, kebakaran hutan, hingga erupsi gunung berapi. 

Pasalnya, sistem ini telah terintegrasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan data yang disampaikan akurat dan up-to-date.

Ketersediaan informasi yang cepat dan luas dipandang sebagai faktor krusial dalam upaya mitigasi risiko bencana di masa mendatang. 

Dengan adanya SNPDK, diharapkan masyarakat dapat merespons peringatan bencana dengan lebih baik dan cepat, sehingga dapat meminimalkan risiko serta kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam.

 

(Wil/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait