Menlu RI Serukan Multilateralisme di KTT ASEAN-AS ke-12

Sabtu, 12 Oktober 2024

2845

Pengunggah: Siti Nurhaliza

gambar-utama
Foto: Kemenlu.go.id

News - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi mempertegas dan menyerukan multilateralisme dalam menguatkan kembali perdamaian dan stabilitas global pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS ke-12 yang dilaksanakan pada 11 Oktober 2024 di Vietnam-Laos.

Dalam acara tersebut, Menlu Retno hadir sebagai perwakilan dari pemerintah Republik Indonesia dalam pidatonya menyoroti kejadian yang terjadi pada hari kemarin, yakni serangan yang diluncurkan oleh Israel Defense Forces (IDF) atau pasukan Pertahanan Israel kepada Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon.

“Serangan yang disengaja terhadap penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Kita tidak bisa tinggal diam ketika simbol perdamaian internasional, yaitu helm biru, berada di bawah serangan langsung” ungkap Menlu Retno yang dikutip dari laman Kemenlu RI.

Lebih lanjut, dalam pidatonya Retno memiliki harapan besar kepada AS sebagai salah satu anggota dewan keamanan PBB untuk bersikap rasional dan tegas dengan memastikan UNIFIL dalam menjalankan tugasnya di Lebanon.

Tak hanya itu, Retno juga mengaskan peran penting ASEAN sebagai ‘covening power’ suatu strategi  dengan mengutamakan dialog dalam penyelesaian masalah dalam berbagai hal dan dalam menjaga hubungan antar kedua negara.

“Selama kita masih bisa berbicara, itu masih lebih baik daripada sudah tidak berbicara. Karena kalau sudah tidak berbicara, yang menjadi pilihan adalah penggunaan kekerasan,” ujarnya.

Karena itu, dalam menjaga hubungan keduanya dan sebagai bentuk kemitraan ASEAN-AS dalam KTT ke-12, Menlu Retno mengangkat 3 prioritas utama untuk kedepannya.

Pertama, kontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas.

Indonesia berharap dukungan AS terhadap AOIP (organisasi regional terbesar di Asia Tenggara dalam menjaga kawasan Indo-Pasifik) untuk menjaga sentralitas ASEAN.

Kedua, pengembangan energi hijau.

ASEAN membutuhkan dukungan AS dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan dalam mencapai target pengurangan emisi.

Ketiga, pengembangan ekonomi digital.

Menlu berharap dalam kerjasama ini, ASEAN-AS dalam meminimalisir penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI) dalam kejahatan siber, disinformasi hingga memastikan dengan baik penggunaan yang aman dan bertanggung jawab.

Selain itu, pada KTT ASEAN-AS, Menlu Retno menutup dengan harapan besar Indonesia kepada Amerika Serikat untuk menciptakan perdamaian bagi rakyat Palestina.

“Sebagai kekuatan global, Amerika Serikat harus berada di pihak yang benar dengan menolak impunitas, melindungi warga sipil dan mendorong solusi dua negara yang komprehensif” tutup Menlu Retno Marsudi.

Dari serangkaian pidato yang disampaikan pada KTT ASEAN-AS ke-12, Menlu Retno tetap mengupayakan kemerdekaan rakyat Palestina dan menjunjung kembali multilateralisme dalam menciptakan perdamaian dunia dan stabilitas dunia.

 

(Nur/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait

gambar-berita-lainnya
Sah! Cuti Hamil Jadi 6 Bulan

News - Sobat youtz, apa yang kamu lakukan kalau dapat jatah cuti 6 bulan? Liburan? Kerja part time di tempat lain...

News

Rabu, 05 Juni 2024