Oknum Guru Berstatus ASN Diduga Lecehkan 6 Siswi SMP di Lumajang Resmi Dinonaktifkan
Senin, 21 April 2025
Pengunggah: Redaksi
News – Seorang oknum guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap enam siswi sekolah menengah pertama (SMP).
Kasus ini menyorot perhatian publik lantaran pelaku merupakan pelatih kegiatan ekstrakurikuler yang cukup dikenal di lingkungan sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha, membenarkan bahwa terduga pelaku berinisial DCJ adalah ASN yang bertugas di salah satu SD Negeri di Kecamatan Jatiroto.
"Yang bersangkutan adalah ASN di SD," ujar Yudha, Senin (21/4/2025).
Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan telah menonaktifkan DCJ dari seluruh aktivitas belajar mengajar.
Selain itu, DCJ dipindahkan ke Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Jatiroto guna membatasi interaksi dengan siswa dan mencegah kemungkinan jatuhnya korban baru.
"Sudah nonaktif mengajar. Sekarang saya pindahkan ke Korwil untuk membatasi geraknya," jelas Yudha.
Meski DCJ sudah mengakui perbuatannya dalam pemeriksaan internal, proses pemecatan belum bisa dilakukan secara instan karena statusnya sebagai ASN. Pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Lumajang.
"Prosesnya sudah ke Inspektorat. Tadi juga sudah saya laporkan ke Bupati agar segera ditindaklanjuti dengan hukuman tegas," lanjutnya.
Informasi sebelumnya menyebutkan bahwa DCJ melatih grup drumband di luar jam sekolah. Enam korban yang merupakan mayoret SMP itu diduga dilecehkan saat mengikuti latihan. Saat ini, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Lumajang dan tengah dalam proses hukum.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Harapan memperbaiki ekonomi keluarga justru berujung tragis bagi Ihwan Sahab (28), warga Kelurahan Kebalen...
NewsJumat, 18 April 2025
News — Upaya Paulus Tannos untuk menghindari jeratan hukum tampaknya tak memiliki celah lagi. Bagaimana tidak, ...
NewsSelasa, 17 Juni 2025
News - 15 truk bantuan kemanusiaan milik Program Pangan Dunia (WFP) dijarah pada Kamis malam (22/5/2025), saat he...
NewsSabtu, 24 Mei 2025
News - Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) membuka pendaftaran Letter of Acceptance (LoA) untuk bebas...
NewsSelasa, 09 Januari 2024
News - Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik, Donald Trump, mengambil kebijakan kontroversial dengan menghe...
NewsKamis, 30 Januari 2025
News - Tim Program Penguatan Kapasitas Oramawa (PPKO) Resource and Environmental Economics Student Association (R...
NewsKamis, 21 September 2023
News - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar akhirnya buka suara soal penggeledahan yang dilakukan Komisi Pembera...
NewsSenin, 18 Agustus 2025
News - Baru-baru ini, fenomena boneka Labubu mencuri perhatian publik, terutama setelah event Special Drop di Gan...
NewsRabu, 18 September 2024
News - Presiden Prabowo Subianto bicara soal tambang ilrgal dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan ...
NewsSabtu, 16 Agustus 2025
News - Thailand resmi jadi negara pertama di ASEAN yang melegalkan pernikahan sesama jenis.Hal ini berlaku setela...
NewsKamis, 26 September 2024