Prabowo Bicara Lantang Soal Tambang Ilegal yang Rugikan Negara hingga 300 Triliun

Sabtu, 16 Agustus 2025

2195

Pengunggah: Alexandria Febyola Christyana

gambar-utama
Foto: Presiden Prabowo (Jambi One).

News - Presiden Prabowo Subianto bicara soal tambang ilrgal dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Presiden ke-8 RI itu menegaskan, praktik tambang ilegal di Indonesia bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan kejahatan ekonomi besar yang merugikan negara hingga Rp300 triliun.

“Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun, baik TNI maupun Polri. Tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” ucap Prabowo di hadapan anggota dewan.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 1.063 tambang ilegal tersebar di seluruh Tanah Air. Aktivitas itu dinilai tidak hanya merampas potensi penerimaan negara, tapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan.

“Potensi kerugian negara dari tambang ilegal ini minimal Rp300 triliun,” tegas Prabowo.

Prabowo meminta dukungan penuh MPR, DPR, hingga partai politik dalam memberantas praktik tambang ilegal. Presiden juga menegaskan, tidak ada kader partai yang akan mendapat perlindungan jika terbukti terlibat.

“Kalau ada yang terlibat, laporkan saja. Walaupun kau kader Gerindra, tidak akan saya lindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani dalam kesempatan sama menyoroti fenomena serakahnomics, istilah yang pernah dipopulerkan Prabowo sebagai perilaku rakus yang merusak bangsa.

Menurutnya, praktik tambang ilegal, judi online, narkoba, hingga penyelundupan adalah bentuk keserakahan segelintir orang yang mengeksploitasi rakyat dan sumber daya alam.

“Keuntungan mereka sudah melampaui batas rasionalitas ilmu ekonomi dan nilai peradaban,” tegas Puan.

Anak Megawati itu juga menekankan perlunya transformasi ekonomi, penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu, serta kerja kolektif seluruh elemen bangsa.

“Dengan kebersamaan dan tekad bulat, kita yakin mampu memperkuat pondasi nasional demi Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat,” pungkasnya.

 

(Ale/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait