Upacara HUT RI ke-80 di IKN Dipimpin Basuki Hadimuljono

Minggu, 17 Agustus 2025

1865

Pengunggah: Alfi Lizan Hassan

gambar-utama
Foto: Kepala Otorita IKN bersama Paskibraka (Kaltim Post).

News – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Minggu (17/8/2025).

Meski Presiden Prabowo Subianto tak menjadi pemimpin upacara secara langsung, para pejabat yang bekerja di IKN turut serta mengikuti upacara di Ibu kota baru tersebut.

Upacara di IKN dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Sebanyak 38 Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara kembali dipercaya mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Bagi Basuki, kehadiran para pemuda daerah dalam upacara di ibu kota baru itu menjadi simbol kebanggaan sekaligus peneguh semangat nasionalisme generasi muda.

“Melibatkan anak-anak muda Penajam Paser Utara adalah wujud nyata menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di Nusantara,” ujar Basuki.

Upacara juga semakin berwarna dengan paduan suara masyarakat sekitar serta orkestra yang dipimpin musisi Addie MS. Sekitar 3.000 undangan hadir, disertai pengamanan dari 45 personel internal Otorita IKN serta 80 personel gabungan TNI-Polri.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN sekaligus Ketua Panitia HUT ke-80, Thomas Umbu, menegaskan acara ini terbuka untuk publik.

“Kami ingin suasana peringatan kemerdekaan di Nusantara menjadi inklusif, aman, dan penuh semangat persatuan,” jelasnya.

Meski tak menyiarkan detik-detik proklamasi secara langsung bersama Istana Negara, Otorita IKN menegaskan siap berpartisipasi bila diminta menyapa dari Kota Nusantara untuk ditayangkan secara nasional.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut rangkaian peringatan di Nusantara selaras dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Sebelum puncak perayaan, sejumlah kegiatan digelar, mulai dari penanaman pohon massal pada 15 Agustus sebagai simbol kepedulian lingkungan, hingga renungan suci di Taman Kusuma Bangsa sehari sebelum upacara.

“Perayaan ini bukan hanya nostalgia sejarah, tapi juga ajakan untuk meneruskan perjuangan dengan langkah nyata menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” kata Troy.

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait