PPBNI Satria Banten Jalin Silaturrahmi dengan Ponpes Riyadhussalam Mandalawangi Pandeglang

Selasa, 08 Agustus 2023

3650

Pengunggah: Tiara De Silvanita

gambar-utama

Organisasi masyarakat Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten menjalin silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Riyadhussalam Mandalawangi Pandeglang pada acara rutin tahun Pekan Orientasi Santri dan Pengenalan Kampus (Poskam) tahun ajaran 2023-2024.

Ketua PPBNI, Ade Wahyudin didampingi Bendara Hasanudin dan 20 orang lebih anggota hadir di kompleks Ponpes Riyadhussalam untuk memberikan motivasi kepada para santri tentang pentingnya membangun kesadaran berorganisasi.

Kehadiran Satria Banten disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Abd. Wahid Al Faqier dan segenap dewan guru. Dalam sambutannya Pimpinan Ponpes A. Wahid menyampaikan, bahwa hubungan kyai dengan pendekar bagaikan dua sisi mata uang, yang tidak dapat dipisahkan.

"Dulunya, kyai dan Pendekar itu satu kobong (asrama), sama-sama ngaji di satu kiyai. Setelah keluar jadi alumni, ada yang hobinya kembali ke mushola mengajar anak-anak ngaji dan ada yang senangnya kumpul-kumpulan di pos-pos keamanan yang mengajar ngaji itu kemudian dipanggil ustadz atau kiyai dan yang mengamankan kampung itu dipanggil pendekar. Makanya kyai dan Pendekar sangat erat hubungannya karena mereka dahulunya sama-sama santri,” ujar Kyai Wahid.

Dalam paparannya ketua PPNBI Ade Wahyudin menyampaikan tentang pentingnya hidup berorganisasi bagi makhluk sosial.

“Manusia tentu saja tidak akan dapat hidup sendirian. Berkumpul dan berserikat itu adalah suatu keniscayaan. Maka karena pentingnya berorganisasi, santri mau tidak mau akan dilatih berorganisasi di pesantren ini melalui organisasi pelajar, organisasi pramuka, PMR termasuk dalam acara ini pastinya ada kepanitiaan dan itu bagian dari pembelajaran organisasi,” papar Ade dalam sambutannya.

Acara silaturahim ini dihadiri oleh segenap dewan guru dan para santri. Farhan salah satu santri peserta Poskam menyampaikan merasa senang dapat pengalaman yang baik ini.

"Saya senang sekali mendapatkan ilmu tentang pentingnya membangun kesadaran berorganisasi ini, sebagai bekal saya nanti di masa depan. Oleh karena tentunya saya tidak akan selamanya tinggal di pesantren. Pada waktunya saya akan kembali ke tengah masyarakat dan tentu saja kita akan bergabung bersama masyarakat nanti".


Penulis: Abwa

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait