Sempat Terjebak di Luar Angkasa, Astronot Ini Mendarat Setelah 6.000 Kali Kelilingi Bumi
Jumat, 29 September 2023
Pengunggah: Redaksi
News - Dunia dihebohkan dengan kembalinya 3 astronot yang sempat terjebak di luar angkasa dan nyaris dikabarkan hilang, kini kembali mendarat ke bumi. Disinyalir seorang astronot NASA dan dua kosmonot Rusia akhirnya bisa menghirup udara segar, setelah mendarat kembali di Bumi pada Rabu ini, 27 September 2023.
Mereka dikabarkan terjebak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), membuat mereka harus ikut mengelilingi bumi sebanya 6.000 kali. Sungguh ini dramatis sekali. Bagaimana tidak, mereka sampai berpapasan dengan sampah antariksa, Soyuz yang bocor, hingga jadwal kepulangan yang tak menentu.
Namun, nasib itu ternyata masih memberikan sedikit hiburan bagi astronot Amerika itu, Frank Rubio. Ia ditetapkan sebagai pencetak rekor penerbangan luar angkasa terlama di AS karena masa tinggalnya di ISS. Rubio dan dua kosmonot Rusia, Sergey Prokopyev dan Dmitri Petelin mendarat di daerah terpencil di Kazakhstan.
Mereka turun dengan kapsul Soyuz yang dikirim Roscosmos Rusia untuk menggantikan Soyuz mereka yang bocor di ISS. Sebagaimana diketahui, saat menanjak ke ISS setahun yang lalu, Soyuz mereka dihantam sampah luar angkasa hingga bocor.
Akibatnya, pesawat antariksa Rusia itu kehilangan semua cairan pendinginnya saat merapat di ISS. Akibatnya, apa yang seharusnya menjadi misi 180 hari berubah menjadi misi 371 hari.
Rubio menghabiskan dua pekan lebih lama dibandingkan Mark Vande Hei, pemegang rekor NASA sebelumnya untuk sekali penerbangan luar angkasa. Kapsul Soyuz yang membawa kembali Rubio, Sergey Prokopyev, dan Dmitri Petelin adalah pengganti Soyuz yang bocor.
Ilmuwan Rusia mencurigai sepotong sampah luar angkasa menembus radiator Soyuz. Mereka khawatir, tanpa pendinginan, perangkat elektronik kapsul dan penumpangnya bisa terlalu panas hingga tingkat yang berbahaya. Soyuz yang bocor akhirnya kembali ke bumi dalam keadaan kosong.
“Tidak ada seorang pun yang lebih pantas pulang ke keluarganya selain Anda (Rubio),” kata komandan baru stasiun luar angkasa, Andreas Mogensen dari Denmark.
Prokopyev mengatakan kepada pengawas darat selama turun bahwa ketiganya merasa baik-baik saja. Mereka mengalami gaya gravitasi lebih dari empat kali lipat saat kapsul melesat menembus atmosfer dan mendarat di stepa Kazakh yang tandus, dan berakhir miring.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Jakarta - Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI), sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di lingkun...
NewsSenin, 23 Oktober 2023
News - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda semua organisasi kepemudaan baik berupa komunitas kepemudian ...
NewsSenin, 30 Oktober 2023
News - Dalam rangka menyambut kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada tanggal 3-6 September 2024, empat lemb...
NewsSelasa, 03 September 2024
News - Dalam mengenali dan menggali beragam potensi yang dimiliki bisa menjadi langkah awal anak muda untuk mengg...
NewsKamis, 18 Januari 2024
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi dana corp...
NewsKamis, 11 September 2025
News – Pemerintah resmi menetapkan tanggalb18 Agustus 2025, sebagai hari libur nasional. Keputusan tersebut diu...
NewsJumat, 01 Agustus 2025
Penghentian sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah akibat keterlamba...
NewsKamis, 18 Juni 2026
News - Tengah viral, kasus pencatutan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dua anak Anies Baswedan dan mantan pegawai KPK ...
NewsKamis, 22 Agustus 2024
Perubahan hukum pidana nasional yang resmi berlaku sejak 2 Januari 2026 kembali memantik perdebatan. Di satu sisi...
NewsSenin, 23 Februari 2026
Jepang kembali menunjukkan ambisinya dalam pengembangan teknologi masa depan. Badan Penjelajahan Antariksa Jepang...
NewsKamis, 04 Juni 2026