Warga dan Polisi Terkena Siram Air Keras saat Bubarkan Tawuran di Pamulang

Jumat, 17 Januari 2025

3955

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Ilustrasi Penyiraman (Dobrak).

News - Salah satu anggota Polsek Ciputat Timur, Briptu Fadel Ramos, diduga terkena siram air keras oleh gerombolan bermotor saat membubarkan rencana tawuran di Jalan Cirendeu, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (17/1/2025).

Selain Briptu Fadel, seorang warga bernama Dion Saputra juga menjadi korban dalam insiden tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary, menjelaskan bahwa Dion mengalami luka di bagian matanya akibat siraman air keras.

"Luka korban pada kedua mata akibat siraman air keras," ujar Kombes Ade Ary.

Briptu Fadel pun tidak luput dari serangan. Ia mengalami luka pada kedua matanya serta memar di lengan kanan akibat dikeroyok gerombolan tersebut.

Lebih lanjut, Kombes Ade Ary menuturkan bahwa insiden ini bermula ketika polisi mengidentifikasi adanya rencana tawuran melalui patroli siber di media sosial.

"Awal mula peristiwa, Tim Opsnal melakukan patroli siber melalui media sosial (Instagram) dan menemukan informasi tentang rencana tawuran di Jalan Cirendeu Raya," ungkapnya.

Tim Opsnal segera menuju lokasi dengan menggunakan sebuah mobil dan dua sepeda motor. Setibanya di tempat kejadian, sekitar 30 pengendara motor berboncengan dengan membawa senjata tajam seperti golok dan celurit terlihat mengarah ke daerah Cirendeu, Ciputat.

"Sekitar dua menit setelah tiba di TKP, Tim Opsnal melihat gerombolan anak-anak menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam," jelas Ade Ary.

Upaya polisi untuk membubarkan gerombolan tersebut berujung pada insiden penyiraman air keras. Saat kendaraan Briptu Fadel berada di depan, ia disiram dengan dua botol berisi cairan kimia tersebut dan dikeroyok.

"Ketika Tim Opsnal sedang menghalau gerombolan ke arah Jalan Cabe 1, posisi kendaraan korban berada di depan. Ia disiram dengan air keras sebanyak dua botol dan sempat dikeroyok," katanya.

Polda Metro Jaya kini melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku penyiraman dan pengeroyokan.

Kombes Ade Ary menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap para pelaku yang terlibat.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kekerasan jalanan dan tawuran yang melibatkan kelompok bermotor.

Polisi juga mengimbau warga untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan demi mencegah kejadian serupa terulang.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait