Elon Musk Marah di X Usai Dapat Kabar Dirinya Bakal di Copot dari Kursi CEO Tesla

Jumat, 02 Mei 2025

2785

Pengunggah: Tiara Cahyaningrum

gambar-utama
Foto: Elon Musk (Bussiness insider).

Tech - Kabar panas soal Elon Musk akan lengser dari kursi CEO Tesla bikin geger jagat maya. Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa dewan direksi Tesla diam-diam mulai mencari sosok pengganti Musk.

Alasan utamanya, pria nyentrik itu dinilai terlalu sibuk mengurus Department of Government Efficiency (DOGE), tim efisiensi pemerintahan bentukan Presiden Donald Trump.

Rumor ini makin santer setelah Rolling Stone menyebut bahwa Tesla disebut-sebut sudah menghubungi firma rekrutmen eksekutif untuk menjajaki calon pemimpin baru. Bahkan, WSJ mengklaim dewan sampai memberi peringatan kepada Musk agar kembali fokus ke Tesla.

Laporan ini muncul di tengah performa keuangan Tesla yang sedang merosot.

Diketahui, pada kuartal pertama 2024, laba perusahaan turun 71% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan tahunan juga merosot 9%, dari USD 1,4 miliar jadi cuma USD 409 juta.

Tak tinggal diam, Musk langsung “menyundul” balik laporan itu lewat platform miliknya, X.

“Ini pelanggaran etika jurnalistik yang fatal. Artikel itu palsu dan mengabaikan klarifikasi resmi kami sebelumnya,” tulisnya pada Kamis dini hari. Dalam unggahan lain, dia menyebut WSJ “mendiskreditkan jurnalisme.”

Menanggapi tersebut, Ketua Dewan Tesla, Robyn Denholm, buru-buru menepis isu tersebut. Dalam pernyataan resmi, ia menegaskan bahwa tidak ada pencarian CEO baru dan informasi itu sudah diklarifikasi sebelum artikel WSJ naik tayang.

“Elon Musk masih CEO Tesla. Dewan percaya penuh pada visinya dan strategi pertumbuhan yang sedang kami jalankan,” tegas Denholm.

Sementara WSJ sendiri mengakui dalam artikelnya bahwa Tesla belum memberikan tanggapan resmi saat berita itu dipublikasikan.

Adapun DOGE, unit yang dipimpin Musk di bawah pemerintahan Trump, disebut tak lagi menjadi prioritas utama. Meski kantornya berada dekat dengan Oval Office, Chief of Staff Gedung Putih, Susie Wiles, mengatakan, “Kami lebih sering ngobrol via telepon. Tapi hasilnya tetap terasa.”

 

(Tia/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait