Dugaan Parkir Liar di Lebak Bulus Picu Kritik, DPRD DKI Jakarta Minta Penataan Ulang
Selasa, 21 April 2026
Pengunggah: Redaksi
Praktik parkir yang diduga ilegal di kawasan POIN Square, Lebak Bulus, kembali memantik sorotan publik. Kali ini, kritik datang dari anggota DPRD DKI Jakarta yang menilai persoalan tersebut bukan sekadar pelanggaran teknis, melainkan cerminan lemahnya tata kelola dan pengawasan pemerintah daerah.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Francine Widjojo, menyebut praktik parkir liar di lokasi itu terkesan dibiarkan, bahkan diduga “dilegalkan” oleh pihak pengelola parkir di bawah Dinas Perhubungan. Alih-alih menertibkan, rambu yang seharusnya melarang parkir justru menunjukkan sebaliknya.
Kondisi ini, menurutnya, memperlihatkan kontradiksi kebijakan di lapangan. Di satu sisi, pemerintah memiliki regulasi yang jelas terkait perparkiran, namun di sisi lain implementasinya justru menyimpang. Keluhan warga yang disampaikan melalui berbagai kanal—mulai dari aplikasi pengaduan hingga forum resmi—pun dinilai belum menghasilkan perubahan signifikan.
Lebih jauh, Francine menilai persoalan ini telah berlangsung lama dan menunjukkan pola pembiaran yang sistematis. Ia menyoroti adanya klaim bahwa juru parkir di lokasi tersebut merupakan binaan resmi, meskipun secara administratif kawasan itu tidak memenuhi standar dasar seperti rambu resmi, tarif retribusi, hingga izin pengelolaan.
Dari sisi regulasi, praktik ini berpotensi melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2012 serta Pergub DKI Jakarta Nomor 181 Tahun 2012. Ketidaksesuaian juga terlihat pada tarif yang dipungut kepada pengguna, yakni Rp5.000 per motor tanpa karcis resmi, yang dinilai bertentangan dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2017.
Tak hanya soal ketertiban, isu ini juga menyentuh aspek potensi kerugian daerah. Setoran retribusi yang dinilai jauh dari angka riil memunculkan dugaan adanya kebocoran pendapatan. Dalam konteks tata kelola publik, kondisi ini memperlihatkan celah serius dalam sistem pengawasan dan akuntabilitas.
Di tengah kritik tersebut, pernyataan dari pihak Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan justru mempertegas ambiguitas kebijakan. Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengakui lokasi itu merupakan lahan parkir binaan pemerintah, namun pelaksanaannya dinilai tidak sesuai aturan. Pengakuan ini memperlihatkan adanya ketidaksinkronan antara kebijakan di atas kertas dan praktik di lapangan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, disebut telah menginstruksikan penertiban. Namun hingga kini, implementasi di lapangan dinilai belum maksimal. Fakta bahwa rambu parkir masih terpasang meski izin telah berakhir pada Februari 2026 semakin memperkuat kritik terhadap lemahnya koordinasi antarinstansi.
Kasus ini pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang parkir liar, tetapi juga tentang kredibilitas tata kelola kota. Ketika aturan tidak ditegakkan secara konsisten, kepercayaan publik pun ikut tergerus. DPRD DKI Jakarta pun mendesak adanya penataan ulang yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menyentuh akar persoalan: transparansi, pengawasan, dan keberpihakan pada kepentingan publik.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Upaya penyalahgunaan distribusi energi bersubsidi kembali terbongkar. Tim Unit 3 Subdit 2 Direktorat Tindak Pidan...
NewsKamis, 05 Maret 2026
Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus skema pensiun seumur hidup bagi anggota DPR dan pejabat tinggi...
NewsMinggu, 22 Maret 2026
News - Hujan deras yang datang membasahi kawasan DKI Jakarta rupanya juga turut membanjiri beberapa titik wilayah...
NewsSenin, 05 Februari 2024
Rentetan bencana ekologis yang terus berulang di Pulau Sumatera dinilai bukan lagi sekadar fenomena alam. Bagi Ko...
NewsSenin, 06 Juli 2026
News - Pemerintah Indonesia menyatakan sikap tegas mengecam serangan militer Israel ke ibu kota Iran, Teheran, ya...
NewsJumat, 13 Juni 2025
Museum Louvre di Paris, Prancis, mendadak ditutup pada Minggu (19/10/2025) setelah terjadi kasus perampokan terha...
NewsSelasa, 21 Oktober 2025
News - Semakin banyak pasangan di Indonesia yang harus menunda rencana pernikahan mereka. Namun bukan karena a...
NewsRabu, 13 Maret 2024
News - Ada hal yang mencengangkan usai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan ada se...
NewsRabu, 26 Juni 2024
Wajah sejumlah ruang publik di Tangerang Selatan perlahan berubah. Kawasan yang sebelumnya identik dengan lahan k...
NewsRabu, 27 Mei 2026
Jakarta, 19 Januari 2026 — Wacana pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanggulangan Disinformasi dan Prop...
NewsJumat, 23 Januari 2026