Iran Luncurkan Serangan Rudal Hipersonik Fattah ke Isr4el Pagi Tadi

Rabu, 18 Juni 2025

2155

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Rudal hipersonik Fattah (Gatra).

News — Pagi tadi Iran kembali menyerang dengan melakukan Operasi True Promise III yang digelar Rabu dini hari (18/6/2025) terhadap Israel.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim sukses meluncurkan rudal hipersonik Fattah ke wilayah yang diduduki Israel.

Serangan ini disebut sebagai “titik balik” oleh militer Iran, karena rudal-rudal tersebut berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis milik Israel.

“Langit di atas Tel Aviv dan Haifa terang-benderang,” tulis media lokal Iran, Press TV,

Diketahui, Rudal Fattah generasi pertama dikenal sebagai rudal hipersonik berbahan bakar padat dua tahap dengan kecepatan terminal Mach 13 hingga 15.

Diperkenalkan pada Juni 2023, rudal ini punya fitur nosel yang bisa bermanuver di dalam dan luar atmosfer, membuatnya sangat sulit dicegat sistem pertahanan udara mana pun, termasuk milik Israel yang selama ini jadi andalan Barat.

“Rudal ini bukan hanya cepat, tapi juga lincah dan presisi. Kami baru saja menunjukkan bahwa dominasi langit sudah bergeser,” ujar IRGC dalam pernyataan resminya.

IRGC juga menyampaikan selamat kepada pasukan kedirgantaraan yang dianggap sukses menjalankan misi ini. Mereka menyebut serangan tersebut sebagai “pesan tegas” terhadap Tel Aviv dan para sekutunya.

Pengamat militer memandang, penggunaan Fattah bisa menjadi awal dari eskalasi teknologi militer di kawasan tersebut.

Jika sebelumnya hanya Rusia, China, dan India yang punya rudal hipersonik operasional, kini Iran masuk ke lingkaran itu, dengan pesan kuat bahwa mereka siap bersaing di arena global.

Meski belum ada konfirmasi dari pihak Israel soal dampak kerusakan, sensor media yang diberlakukan membuat analisis independen sulit dilakukan.

Namun, keberhasilan rudal Fattah menembus tiga lapis pertahanan udara jadi perhatian serius kalangan internasional.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait