Limbah Program MBG Jadi Perhatian, Peneliti BRIN Dorong Solusi Inovatif
Selasa, 12 Mei 2026
Pengunggah: Redaksi
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat kini menghadapi tantangan baru: persoalan limbah pangan. Di tengah besarnya skala distribusi makanan, potensi timbulan sampah organik dari program tersebut dinilai tidak bisa dipandang sebelah mata.
Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Kesehatan dan Gizi Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional, Basuki Rachmat, menilai pengelolaan limbah pangan MBG harus segera dipersiapkan secara serius agar tidak berubah menjadi persoalan lingkungan baru di masa mendatang.
Basuki menawarkan sejumlah solusi inovatif berbasis teknologi untuk mengolah limbah makanan menjadi sumber daya bernilai ekonomi. Menurutnya, teknologi seperti pirolisis, gasifikasi, pencernaan anaerobik, hingga hidrotermal karbonisasi mampu mengubah limbah organik menjadi biogas, biochar, bahkan energi listrik.
Ia menekankan bahwa pendekatan pengelolaan limbah tidak selalu harus bergantung pada teknologi berskala besar. Untuk wilayah dengan kapasitas terbatas, metode sederhana seperti komposting, penggunaan bioaktivator, hingga pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) dinilai tetap efektif dan lebih mudah diterapkan.
“Pengolahan limbah organik dapat dilakukan melalui komposting, penggunaan bioaktivator, maupun pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) yang mampu mengubah limbah menjadi pakan ternak dan pupuk,” ujar Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, setiap metode memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda. Karena itu, pemilihan teknologi harus disesuaikan dengan skala produksi limbah, jenis sampah organik, serta sumber daya yang tersedia di masing-masing daerah.
Persoalan limbah pangan sendiri menjadi isu krusial di Indonesia. Basuki mengungkapkan produksi limbah pangan nasional mencapai 23 hingga 48 juta ton per tahun. Sebagian besar berasal dari rumah tangga dan berdampak langsung terhadap lingkungan, ekonomi, hingga aspek sosial masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi peringatan bahwa program sebesar MBG tidak cukup hanya fokus pada distribusi makanan dan pemenuhan gizi. Tanpa sistem pengelolaan limbah yang matang, sisa makanan berpotensi memperbesar emisi gas rumah kaca serta menambah beban tempat pembuangan akhir (TPA).
Basuki menilai pendekatan ekonomi sirkular perlu diterapkan dalam pengelolaan limbah MBG. Prinsip reduce, reuse, recycle, dan recover harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar sisa pangan tidak berakhir sia-sia.
“Dengan pengelolaan yang tepat, limbah pangan dapat diubah menjadi energi atau pupuk, sekaligus menekan emisi dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya,” katanya.
Dorongan BRIN ini memperlihatkan bahwa keberhasilan Program MBG bukan hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga dari bagaimana negara mampu memastikan dampak lingkungan tetap terkendali. Di tengah ambisi besar pembangunan sumber daya manusia, pengelolaan limbah pangan menjadi ujian penting bagi keberlanjutan program tersebut.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Dana reses merupakan nominal uang yang diberikan kepada para anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) untuk menjalan...
NewsSenin, 20 Oktober 2025
News - Warung kopi yang dikenal sebagai "Warkop Cetol" di Pasar Gondanglegi, Kabupaten Malang, digerebek aparat g...
NewsSenin, 06 Januari 2025
News - Sekelompok Advokat yang tergabung dalam National Consumers League menggugat Starbucks terkait dugaan pelan...
NewsJumat, 12 Januari 2024
News — Bentrokan antara anggota TNI dan organisasi masyarakat (Ormas) terjadi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupat...
NewsKamis, 30 Januari 2025
News - Dalam rangka menyambut kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada tanggal 3-6 September 2024, empat lemb...
NewsSelasa, 03 September 2024
Jakarta - Youth Ranger Indonesia (YRI) berhasil menggelar Youth Potential Festival 2023 dalam rangka memperingati...
NewsSenin, 21 Agustus 2023
News - Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menuai kontroversi setelah mengeluarkan kebijakan baru yang mewaj...
NewsRabu, 25 September 2024
News – Insiden mengerikan menimpa Aipda Ibrohim, seorang Bhabinkamtibmas, yang menjadi korban penyiraman air ke...
NewsSenin, 02 Desember 2024
Perjalanan rutin menggunakan KRL Jakarta–Bogor berubah menjadi pengalaman tidak menyenangkan bagi seorang penum...
NewsSelasa, 27 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan uji materi sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 t...
NewsSelasa, 17 Maret 2026