Masalah Parkir Liar di Monas Kembali Muncul, Penindakan Diminta Lebih Tegas
Sabtu, 28 Maret 2026
Pengunggah: Redaksi
Fenomena parkir liar di kawasan Monumen Nasional kembali menjadi sorotan publik. Di tengah upaya pemerintah menata wajah ibu kota yang lebih tertib, praktik parkir sembarangan di ruang publik strategis itu justru menunjukkan bahwa persoalan klasik ini belum sepenuhnya terselesaikan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penertiban harus dilakukan secara konsisten dan tidak setengah hati. Ia bahkan turun langsung memastikan koordinasi dengan jajaran wilayah, termasuk menghubungi Wali Kota Jakarta Pusat untuk menjaga keberlanjutan operasi penertiban di sejumlah titik rawan.
Langkah tegas berupa pengempesan ban kendaraan yang parkir di bahu jalan memicu perdebatan. Di satu sisi, kebijakan ini dianggap sebagai bentuk shock therapy agar masyarakat lebih disiplin. Namun di sisi lain, muncul kritik soal ketimpangan penegakan aturan—terutama ketika juru parkir liar dinilai belum tersentuh secara optimal.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan setelah sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat. Petugas di lapangan juga disebut telah mengarahkan pengendara ke kantong parkir resmi seperti IRTI Monas, kawasan Stasiun Gambir, hingga Lapangan Banteng.
Meski demikian, kejadian viral yang memperlihatkan ban kendaraan dikempeskan mengindikasikan adanya persoalan komunikasi dan keadilan dalam penegakan aturan. Publik mempertanyakan, apakah penindakan sudah menyasar akar masalah—yakni keberadaan jaringan jukir liar yang kerap memanfaatkan celah di ruang publik?
Persoalan parkir liar di kawasan strategis seperti Monas bukan sekadar isu ketertiban, melainkan juga cerminan tata kelola kota. Ketika ruang publik tidak dikelola secara tegas dan adil, maka pelanggaran akan terus berulang dengan pola yang sama.
Di tengah komitmen pemerintah daerah untuk membenahi Jakarta, penegakan aturan yang konsisten, transparan, dan menyasar seluruh pihak—baik pengguna kendaraan maupun pelaku parkir ilegal—menjadi kunci. Tanpa itu, penertiban hanya akan menjadi siklus reaktif yang kembali mencuat setiap kali viral di media sosial.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Sebuah mobil terseret arus banjir deras di Kampung Nawit, Desa Kertarahayu, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa...
NewsSelasa, 04 Maret 2025
News – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Ib...
NewsMinggu, 17 Agustus 2025
Pemerintah memperketat pengawasan kesehatan di pintu masuk internasional, menyusul merebaknya kasus virus Nipah d...
NewsKamis, 29 Januari 2026
Penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berkembang. Kejaksaan Agung mengun...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Chennai, India, baru-baru ini mengalami mutasi jabatan setelah memak...
NewsKamis, 07 November 2024
Rinaldi Nur Ibrahim dipilih menjadi Brand Image Google Indonesia di Campaign #SearchForTomorrow Jakarta- Rinal...
NewsRabu, 23 Agustus 2023
News - Ribuan warga Amerika Serikat (AS) kembali memadati jalan-jalan besar pada Sabtu (19/4/2025) untuk menyuara...
NewsMinggu, 20 April 2025
News – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) mengiringi kepergian Affan Kurniawan, rekan mereka yang tewas setela...
NewsJumat, 29 Agustus 2025
News - Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (Ampel) menggelar aksi protes terkait krisis penanganan sampah di Kab...
NewsSelasa, 31 Desember 2024
News - Sobat Youtz, Presiden dan wakil Presiden baru Republik Indonesia, baru saja resmi dilantik hari Minggu, 20...
NewsSenin, 21 Oktober 2024