Wali Kota Solo Minta Maaf, Banyak Pelaku Usaha "Dipalak" Preman Berkedok Ormas

Kamis, 15 Mei 2025

3030

Pengunggah: Peni Pinandhita

gambar-utama
Foto: Wali Kota Solo, Respati Ardi (Joss.co.id)

News - Ketegangan mencuat di kalangan pelaku usaha Kota Solo. Hal itu terjadi usai sejumlah pelaku usaha mengaku diperas oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) yang meminta “uang keamanan” hingga Rp3 juta per bulan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo, Respati Ardi, membenarkan adanya aduan tersebut.

Dalam keterangannya di Balai Kota Solo, Kamis (15/5/2025), ia mengaku telah menerima pesan langsung dari pelapor, meski pengadu belum berani membuka identitas ormas yang dimaksud.

"Saya komunikasi langsung via WA, tapi pelapor masih takut menyebutkan titik lokasinya maupun nama ormasnya,” ujar Respati.

Ketakutan pelapor, kata Respati, menunjukkan bahwa premanisme membuat warga was was untuk berdagang, padahal selama ini koya solo dikenal kondusif.

"Kalau ada yang mengalami lagi, langsung lapor ke saya. Bisa lewat kanal Lapor Mas Wali, Satpol PP, atau Kapolres. Solo harus bebas dari pungli dan premanisme,” tegas Respati.

Lebih lanjut, pemerintah Kota Solo bekerja sama dengan Tim Saber Pungli Polresta Solo tengah menyiapkan layanan aduan khusus bagi para pelaku UMKM, pengusaha, hingga warga biasa yang merasa terganggu praktik serupa. Layanan ini akan menjadi kanal aman untuk berbicara tanpa rasa takut.
"Kami ingin pastikan Solo tetap ramah untuk usaha, bukan ladang pemerasan berkedok ormas," pungkasnya.

Respati juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga Solo yang merasa terdampak tindakan premanisme dan berjanji Pemkot akan lebih proaktif dalam menindaklanjuti setiap laporan.

 

(Pen/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait