Kenapa Ketiak Bisa Bau? Begini Cara Mengatasinya

Sabtu, 24 Agustus 2024

6485

Pengunggah: Anna Lutfhiah

gambar-utama
Foto: alodokter

Kesehatan - Sobat Youtz, pernah nggak sih tanpa sengaja mencium bau ketiak? Baik itu bau ketiak seseorang atau pun bau ketiak diri sendiri. 

Nggak enak banget kan? Apalagi kalau habis beraktivitas padat yang memang mengeluarkan banyak keringat, aduh nggak kebayang deh itu aromanya kaya gimana. 

Anyway, ngomongin soal ketiak. Sebenarnya apa sih yang bikin ketiak itu jadi bau nggak sedap? Terus, gimana ya cara atasinnya? 

Sobat Youtz perlu tahu dulu nih, pada dasarnya keringat tidak memiliki bau yang khas. Bau badan baru akan terjadi ketika keringat bersentuhan dengan bakteri di permukaan kulit. 

Bau badan sendiri bisa beraroma manis, asam, atau seperti bawang. Aromanya tidak terpengaruh dari banyaknya keringat, tetapi justru dari jenis bakteri dan caranya bakteri tersebut berinteraksi dengan keringat. 

Sebenarnya pada kulit manusia mengandung dua buah kelenjar, yaitu kelenjar keringat ekrin dan apokrin. 

Kelenjar apokrin mulai melaksanakan fungsinya saat kita pubertas dan berhubungan dengan folikel rambut di ketiak serta selangkangan. 

Kelenjar apokrin akan menghasilkan keringat kental kaya protein yang awalnya tidak berbau. Tapi nih sobat youtz, saat bakteri memecah protein yang melimpah, mereka akan menghasilkan molekul bau dan memicu bau badan. 

Berbeda dengan kelenjar apokrin, kelenjar keringat ekrin berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui keringat, dan tidak terlalu terkait dengan bau badan. 

Selain karena interaksi antara bakteri dan keringat, ada beberapa penyebab bau badan yang perlu Sobat ketahui nih: 

Mengidap diabetes

Sobat Youtz, adanya kadar gula yang tinggi di dalam tubuh bisa memicu komplikasi ketoasidosis diabetik, yaitu tubuh tidak dapat mengolah senyawa keton, sehingga senyawa keton di dalam tubuh menumpuk. 

Alhasil, jika keton menumpuk maka dapat memicu bau badan yang tidak sedap. 

Stress dan hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah sebuah istilah yang menggambarkan produksi keringat yang berlebih pada tubuh, tetapi tidak berkaitan dengan aktivitas fisik atau suhu udara. 

Nah, adanya stress dan kecemasan juga dapat menyebabkan produksi keringat yang berlebih. Jadi stress dan hiperhidrosis sama-sama dapat menghasilkan keringat yang berlebih. 

Mengonsumsi makanan tertentu

Sobat Youtz tahu nggak sih, makanan berikut ini bisa menimbulkan bau badan loh, contohnya seperti brokoli, bunga kol, kubis, pakcoy, asparagus dan juga bawang-bawangan. 

Menopause, menstruasi dan juga kehamilan

Ketiga kondisi tersebut bisa menyebabkan fluktuasi hormon dalam tubuh dan menjadi penyebab bau badan, loh Sobat Youtz. 

Tapi bau ini tidak perlu dikhawatirkan, karena saat hormon tubuh kembali normal, baunya pun ikut menghilang. 

Infeksi vagina

Nah, kalo ini lazimnya dialami oleh para wanita. Beberapa infeksi vagina, seperti infeksi parasit vagina atau vaginosis bakterial, dapat menyebabkan perubahan bau vagina secara tiba-tiba. 

Jenis infeksi lain yang terjadi di luar vagina juga dapat menyebabkan perubahan bau badan di area yang terkena. 

Apa sih yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau mengurangi bau ketiak yang nggak sedap itu? 

- Menerapkan pola hidup bersih dan sehat
- Menggunakan deodoran
- Menggunakan pakaian yang menyerap keringat
- Menjaga pola makan

Mencukur bulu ketiak secara teratur Nah, itu dia penyebab bau ketiak dan juga tips agar terhindar dari bau ketiak. Nggak mau kan orang di sekitar kamu menjauh hanya karena kamu bau ketiak?


(Ann/Frq)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait