Studi Ungkap Bumi mulai Tidak Layak Huni untuk Manusia
Jumat, 27 Oktober 2023
Pengunggah: Tiara De Silvanita
News - Studi terbaru menyebut Bumi telah melampaui ruang yang aman bagi umat manusia dalam enam dari sembilan variabel pengukuran yang menentukan kesehatan Bumi.
Para ilmuwan mengatakan iklim, keanekaragaman hayati, tanah, air tawar, polusi nutrisi, dan bahan kimia baru (senyawa buatan manusia seperti mikroplastik dan limbah nuklir) di Bumi semuanya sedang dalam keadaan tidak stabil.
Bahkan tingkat keasaman lautan, kesehatan udara, dan lapisan ozon masih berada dalam batas-batas yang dianggap aman, tetapi polusi laut dan udara berada dalam tingkatan yang buruk.
"Kita berada dalam kondisi yang sangat buruk. Kami menunjukkan dalam analisis ini bahwa planet ini kehilangan daya tahan tubuh dan sedang sakit," Johan Rockstrom, penulis studi sekaligus direktur Potsdam Institute for Climate Impact Research di Jerman, dikutip dari AP.
Pada 2009, Rockstrom dan peneliti lainnya membuat sembilan batas dan menggunakan pengukuran ilmiah untuk menilai kesehatan Bumi secara keseluruhan.
Makalah yang diterbitkan di jurnal Science Advances pada Rabu (13/9) ini merupakan pembaruan dari tahun 2015 dan menambahkan faktor keenam ke dalam kategori tidak aman.
Dalam studi baru ini, air berubah dari kategori nyaris aman menjadi kategori di luar batas aman karena limpasan air sungai yang memburuk dan pengukuran serta pemahaman yang lebih baik mengenai masalah ini.
Menurut Johan Rockstrom, penulis Studi Institute for Climate Impact Research di Jerman, menyebutkan Bumi telah melampaui ruang yang aman bagi umat manusia dalam enam dari sembilan variabel pengukuran yang menentukan kesehatan Bumi.
Sebagai contoh, 350 ppm karbon dioksida di udara untuk perhitungan ambang batas. Tapi, tahun ini, karbon di udara mencapai puncakya di angka 424 ppm, sangat jauh di atas ambang batas amannya.
So, gimana menurut Sobat Youtz?
(Tra/Frq)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial terka...
NewsMinggu, 26 Januari 2025
Langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membekukan izin lingkungan 80 unit usaha tambang batu bara dan nikel m...
NewsSabtu, 28 Februari 2026
News — Kabar duka datang dari keluarga jurnalis senior Najwa Shihab. Suaminya, Ibrahim Sjarief Assegaf, meningg...
NewsSelasa, 20 Mei 2025
News - Perusahaan ritel minimarket seperti Alfamart dibuat geram dengan maraknya Juru Parkir yang masih berkeliar...
NewsKamis, 16 Mei 2024
News - Youtz Media sukses menyelenggarakan workshop kepenulisan bersama narasumber Wahyudi Pratama. Mengangkat t...
NewsMinggu, 06 Oktober 2024
News - Ribuan massa aksi dari berbagai elemen yang menolak pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Pilkada sukses ro...
NewsKamis, 22 Agustus 2024
News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikas...
NewsSelasa, 26 Agustus 2025
News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik di setiap desa di Indonesia ...
NewsKamis, 26 Juni 2025
News – Di tengah aturan ketat Pemerintah Arab Saudi soal batas usia jemaah haji, Menteri Agama (Menag), Nasarud...
NewsSabtu, 19 April 2025
News - Musisi sekaligus pendaki, Fiersa Besari, mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya dua pendaki senior,...
NewsSenin, 03 Maret 2025