Ketika Isr4el Ngemis-ngemis ke Amerika Serikat untuk Hancurkan Situs Nuklir Iran
Jumat, 20 Juni 2025
Pengunggah: Virna Asrianti
News - Israel harus mengemis ke Amerika Serikat untuk meminta bantuan menghancurkan situs nuklir yang dianggap terlalu kuat bagi negara zionis tereebut.
Sebagaimana diketahui, situs nuklir Iran di Fordow kini jadi sorotan dunia. Lokasinya tersembunyi di kedalaman bumi, dijaga ketat, dan dibentengi pegunungan.
Dari citra satelit, tampak lima terowongan masuk ke dalam perut gunung dekat kota Qom, Iran memperkuat statusnya sebagai fasilitas yang nyaris mustahil dihancurkan dari udara.
Di dalamnya, aula utama diyakini berada sekitar 80–90 meter di bawah tanah. Cukup dalam untuk lolos dari daya rusak bom udara milik negara mana pun, termasuk Israel. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa menghancurkannya.
“Kalau ingin dihancurkan dari langit, cuma AS yang bisa,” kata Yechiel Leiter, Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat.
Harapannya? Negeri Paman Sam turun tangan dengan bom supernya, yakni GBU-57A/B Massive Ordnance Penetrator.
Bom seberat hampir 15 ton ini dirancang oleh Boeing dan dikendalikan penuh oleh militer AS, bom ini mampu menembus hingga 61 meter ke dalam tanah sebelum meledak.
Bom tersebut tidak langsung meledak di permukaan, tapi sengaja ‘menyelam’ dulu untuk memastikan kehancuran yang diprediksi maha dahsyat.
“Ledakannya ditunda secara strategis. Inilah kenapa disebut ‘Penetrator’. Mereka menembus dulu, baru boom,” ujar John Spencer dari Modern War Institute.
Sayangnya, bom non-nuklir terbesar dalam gudang senjata AS ini hanya bisa dibawa oleh bomber siluman B-2 Spirit, yang juga hanya dimiliki oleh AS. Israel memang diberi versi ‘lebih ringan’, tapi tidak cukup untuk Fordow.
Dan hingga saat ini, belum ada kepastian apakah AS akan mengizinkan senjata itu digunakan untuk menyerang Iran. Satu yang pasti, jika bom itu sampai digunakan, dampaknya akan sangat luar biasa.
“Saya pernah lihat bom 500 pon saja sudah bikin gigi bergetar. Yang ini? Bisa kayak gempa bumi,” kata Spencer menggambarkan daya ledaknya.
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Pulau Lombok masih menjadi salah satu pulau yang terus melestarikan tradisi dan budaya untuk terus diopti...
NewsKamis, 15 Agustus 2024
News - Salah satu anggota Polsek Ciputat Timur, Briptu Fadel Ramos, diduga terkena siram air keras oleh gerombola...
NewsJumat, 17 Januari 2025
Upaya penertiban kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terus bergulir. Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama ...
NewsSabtu, 24 Januari 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperbaiki ku...
NewsSelasa, 12 Mei 2026
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) yang meny...
NewsSenin, 06 Januari 2025
Persoalan sampah di Jakarta kerap dipandang sebagai pekerjaan rumah pemerintah. Namun di tengah tantangan pengelo...
NewsSelasa, 09 Juni 2026
Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan. Tidak hanya di dalam neg...
NewsSenin, 17 November 2025
News - Kabar baik bagi pengguna Bahan Bakabar Minyak (BBM) non-subsidi! per 1 Oktober 2024 kemarin, Pertamina sec...
NewsRabu, 02 Oktober 2024
News - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi mundur dari pencalonan Presiden AS di bulan November menda...
NewsSenin, 22 Juli 2024
News – Publik tengah dihebohkan dengan temuan kurma berlabel kosher yang dijual di salah satu swalayan di Jakar...
NewsJumat, 07 Maret 2025